Tidak Puas dengan SK Gubernur dalam Penetapan UMK tahun 2022 Kota Batam, Buruh kembali Melakukan Demo

160

KepriA1.com – Batam | Aksi Buruh dari berbagai aliansi di Kota Batam kembali melakukan unjuk rasa, Senin, 6 Desember 2021.

Para buruh yang turut melakukan aksi demo tersebut dari Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan aliansi serikat buruh lainnya berkumpul disekitar Jalan Ahmad Yani, kawasan muka kuning.

Adapun aksi para buruh yang melaksanakan demo tersebut, dari keterangan yang dihimpun awak media dilapangan, karena tidak puas dengan Surat Keputusan (SK) yang sudah ditandatangani Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, terkait kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) untuk tahun 2022.

Setelah para buruh berkumpul, kemudian rombongan melanjutkan aksi dengan long march dari arah Panbil menuju ke arah Batam Center.

Baca juga :   Posko PPKM di Kelurahan Ngenang di Resmikan dan Terima Bantuan Hand Sanitizer dan Masker

“Kita kumpulnya disini bang, katanya para buruh ini mau ke Kantor Walikota Batam,” ujar salah seorang pekerja yang ikut melakukan aksi unjuk rasa.

Tampak di lokasi, aksi long march dipimpin oleh sebuah mobil orasi lengkap dengan speaker dan soundsystem. Di belakangnya, disusul para buruh menggunakan sepeda motor dan berjalan kaki sampai ke Stadion Temenggung Abdul Jamal.

Akibat aksi demo tersebut, jalan raya di daerah Muka Kuning menuju arah Batam Centre sekitar pukul 6.45 hingga 9.30 mengalami macet total, karena massa demo memadati jalan raya sehingga pengendara lainnya kesulitan untuk lewat. |Rjm