Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan RI Pastikan Pengembalian Insentif Nakes Khusus yang Dobel Transfer

96

KepriA1.com – Jakarta | Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI mengklarifikasi tentang sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) yang harus mengembalikan pembayaran insentifnya. Pasalnya, pengembalian insentif tersebut disebabkan oleh dobel pembayaran.

Hal tersebut disampaikan oleh dr. Trisa Wahyuni Putri dalam konferensi pers secara virtual, Sabtu (23/10).

Adapun Pengembalian insentif tersebut tidak berlaku bagi semua Nakes, tapi khusus bagi mereka (Nakes) yang menerima dobel transfer dari Kementerian Kesehatan.

Sehingga, lanjut Trisa, para Nakes tidak perlu khawatir bahwa hak insentif tetap akan diproses dan dibayarkan sesuai dengan ketentuan yang ada, yakni dalam KMK nomor HK.01.07/MENKES/4239/2021 tentang Pemberian Insentif dan Santunan Kematian bagi Tenaga Kesehatan yang Menangani COVID-19.

Baca juga :   Polda Kepri Himbau Masyarakat, Bersama Dalam Pencegahan Penyebaran COVID - 19

”Kami tegaskan lagi bahwa ini ditujukan kepada Nakes yang menerima dobel transfer. Artinya mendapatkan dobel pembayaran dan di bulan yang sama,” katanya.

Untuk kelebihan pembayaran dan jumlah Nakes yang mengalami hal tersebut masih dalam proses koordinasi.

Kementerian Kesehatan terus berupaya untuk mempermudah proses pembayaran insentif Nakes dengan melakukan perubahan dan percepatan pada sistem untuk pemberian insentif Nakes tahun 2020 dan 2021.

”Proses pembayaran insentif semakin berjalan lancar dibandingkan dengan proses sebelumnya sehingga para Nakes dapat menerima insentif secara lebih teratur,” tambah dr. Trisa.

Untuk upaya perbaikan dan percepatan dilakukan melalui sinergi antara Kementerian Kesehatan dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam mengawal agar insentif Nakes berjalan dengan akuntabel dan transparan. |*

Baca juga :   Angota Polisi Ini Ketahuan Menyimpan Game Higgs Domino Di HP Miliknya, Kapolres : Akan Kita Tindak Sesuai Aturan Yang Berlaku