Sambut Baik Upaya Pemerintah Pusat Kembangkan Wilayah Natuna, Richard : Kekayaan dan Potensi Natuna Sangat Berlimpah

54
Gambar : Anggota DPD RI dapil Kepri Richard Hamonangan Pasaribu bersama Gubernur Kepulauan Riau, anggota DPD RI Surya Darma saat kunjungan DPD RI pusat beberapa waktu lalu

KepriA1.com – Natuna | Anggota DPD RI dapil Kepri, Dr. Richard H Pasaribu menyambut baik upaya Pemerintah Pusat untuk mengembangkan wilayah Kabupaten Natuna, provinsi Kepri.

Salah satunya kunjungan yang dilaksanakan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, serta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, ke Kabupaten Natuna, Selasa (23/11/2021).

Adapun Kehadiran Mahfud MD dan Tito Karnavian di Kabupaten Natuna adalah dalam rangka mendorong percepatan Pembangunan Batas Wilayah Negara – Kawasan Perbatasan (PBWN-KP) dan meningkatkan prasarana Hankam di Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT) yang ada di Natuna, serta sebagai bentuk perhatian serius Pemerintah Pusat dengan menunjukkan kehadiran Negara di daerah perbatasan.

Baca juga :   Gubernur Sumut Lantik RHS-ZW Sebagai Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Simalungun Periode 2021-2024

“Kita menyambut baik upaya Pemerintah Pusat dalam mengembangkan wilayah Kabupaten Natuna, terutama kehadiran Pak Mahfud MD dan Pak Tito Karnavian di sana saat ini,” kata Richard (24/11/2021).

Atas kunjungan tersebut, Richard berharap Kabupaten Natuna yang selama ini lebih difokuskan sebagai zona khusus pengembangan fasilitas militer, perlu juga dilakukan percepatan pemerataan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat lokal melalui pengembangan potensi wilayah yang sudah teridentifikasi.

“Pengembangan Natuna kita harapkan tidak hanya dari aspek militer, tapi juga percepatan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat lokal dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah, potensi lokal, dan peluang pasar negara tetangga,” harap Richard.

Kekayaan dan potensi Kabupaten Natuna, dijelaskan Senator Kepri ini, sangatlah berlimpah seperti sumber daya ikan dan Migas dan belum banyak dimanfaatkan harus dikelola secara optimal, karena itu membuat daya tarik bagi negara-negara lain.

Baca juga :   Masa Pemberlakuan PPKM, Pemerintah Alokasikan Tambahan Anggaran Perlindungan Sosial 55,21 Triliun

“Pihak asing begitu antusias untuk merebut kekayaan dan potensi Natuna. Kita jangan sekedar bergantung dari pihak asing; saatnya kita kelola secara optimal. Sebagai contoh, sumber daya alam migas dari Natuna harus kita proses dengan kilang migas kita sendiri,” ujar Richard.

Kemudian, Richard Pasaribu juga meminta supaya efisiensi dan efektivitas penjagaan keamanan dan keselamatan di wilayah Laut Natuna ditingkatkan.

“Kebijakan keamanan dan keselamatan laut di Natuna yang lebih efektif dan efisien harus ditingkatkan. Seluruh instasi yang terkait harus mengesampingkan ego sektoral, dan kolaborasi harus diperkuat,” tandas Richard. |*